PANDEGLANG, BANTEN, Jurnaliskeadilan.com — Asal-usul tanah merah yang digunakan sebagai material timbunan proyek Jalan Tol Serang–Panimbang, tepatnya di Sta 70 Desa Pasirgadung, menjadi sorotan setelah muncul dugaan bahwa material tersebut berasal dari aktivitas pertambangan tanpa izin.
Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., Pakar Hukum Internasional dan Ekonom sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID), mendesak pengawas proyek dan instansi terkait melakukan verifikasi terhadap sumber material tersebut.
Dalam keterangannya pada Sabtu (17/10/2026), Sutan Nasomal meminta pihak PT Panca dan pengawas proyek memberikan penjelasan mengenai asal tanah merah yang digunakan untuk pekerjaan timbunan.
Menurutnya, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan material pembangunan infrastruktur diperoleh sesuai ketentuan hukum serta tidak berkaitan dengan aktivitas pertambangan tanpa izin.
“Jika benar bersumber dari tambang ilegal, maka ini adalah pelanggaran yang sangat serius,” ujar Sutan Nasomal dalam keterangan yang disampaikan kepada sejumlah pemimpin redaksi media.
Ia juga meminta pemerintah pusat dan daerah memperketat pengawasan terhadap bahan material yang digunakan dalam proyek pembangunan, terutama proyek yang menggunakan anggaran negara.
Sutan Nasomal menilai pengawasan tersebut penting untuk mencegah potensi kerugian negara dan kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan yang melanggar ketentuan.
Ia mendesak pihak pengawas proyek dan instansi berwenang segera memeriksa sumber tanah merah tersebut serta menyampaikan hasilnya secara terbuka kepada masyarakat.
Hingga berita ini disusun, dugaan mengenai asal material tanah merah tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Belum ada dokumen atau hasil pemeriksaan resmi yang disertakan dalam bahan pemberitaan untuk memastikan bahwa material tersebut berasal dari pertambangan tanpa izin.
Redaksi JurnalisKeadilan.com membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi PT Panca, pengawas proyek Tol Serang–Panimbang, serta instansi terkait guna memperoleh informasi yang berimbang.
JurnalisKeadilan.com — Mengungkap Fakta.




